Merdeka.com - Pecinta wayang khususnya wayang golek, tentu sudah sangat akrab dengan tokoh Cepot. Tokoh punakawan berkulit merah, berkumis mirip Hitler, berblangkon dan pakaian selalu hitam ini selalu ...
Asep Sunandar Sunarya (1955-2014). Terakhir ia banyak beraktivitas sebagai pendakwah." Bandung (ANTARA News) - Dalang kondang Asep Sunandar Sunarya berandil besar membawa wayang golek dengan ikon Si ...
Bandung Barat - Kehadiran Cepot atau Astrajingga dalam pagelaran wayang golek kerap mengundang gelak tawa. Anak dari Semar itu memang dikenal sebagai tokoh yang jenaka, selain wajahnya yang berwarna ...
Sawahlunto (ANTARA News) - Tokoh wayang golek Sunda Si Cepot direncanakan turut meramaikan ajang Sawahlunto Multicultural Festival (SMF) 2015, Senin (30/11) malam di Sawahlunto, Sumatera Barat.
BANDUNG, KOMPAS.com - Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengucapkan terima kasih karena mesin pencari Google menampilkan doodle berupa gambar wayang Cepot dan Semar serta almarhum Ki Dalang Asep Sunandar ...
TRIBUNNEWS.COM - Sosok Si Cepot dalam dunia pewayangan tidak hanya digemari di Indonesia. Penampilan tokoh lucu, humoris dan menggemaskan ini ternyata mampu menghipnotis penonton bule. “Selamat malam.
Jakarta - Dalang wayang golek Asep Sunandar Sunarya tutup usia. Asep yang tenar dengan panggilan dalang 'Cepot' salah satu tokoh wayang punakawan ini meninggal karena sakit. Informasi dari pengurus ...
jpnn.com - SITUS pencarian Google hari ini (3/9) memajang tokoh wayang golek, Semar dan Cepot. Kedua tokoh dalam wayang khas Sunda itu mejeng di Google Doodle. Semar tampak di halaman utama Google ...
Salah satu adegan Pojok si Cepot oleh Umar Darusman, di Auditorium Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (1/3). (imagedynamics) Jakarta - Indonesia memiliki banyak kesenian ...
Jakarta - Lapangan Pasar Ciampea, Desa Benteng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12/2018), terlihat ramai dan meriah. Ratusan masyarakat mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua ...
Pagelaran seni budaya yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Banjar, bertema “Dengan Seni Budaya, Kita Jaga Toleransi dan Persatuan Bangsa”, di Banjar, Minggu Siang ...
Some results have been hidden because they may be inaccessible to you
Show inaccessible results